Loading Events

« All Events

  • This event has passed.

Tumpek Uduh

October 25, 2025 @ 9:00 am - 5:00 pm

Upacara Tumpek Uduh (Tumpek Wariga)

Tanggal: Sabtu, 25 Oktober 2025
Lokasi pelaksanaan: Mandala Suci Wenara Wana (Sacred Monkey Forest Sanctuary), Ubud, Bali

Gambaran Umum

Tumpek Uduh — juga dikenal dengan nama Tumpek Wariga atau Tumpek Pengatag — merupakan salah satu upacara penting dalam tradisi Hindu Bali.
Upacara ini dipersembahkan untuk menghormati serta mengucapkan rasa syukur kepada tumbuhan, pepohonan, dan alam, yang menjadi sumber kehidupan dan kemakmuran bagi manusia.
Upacara ini dilaksanakan setiap 210 hari sekali, yaitu pada Saniscara Kliwon Wuku Wariga dalam kalender Pawukon Bali.

Makna Spiritual

Umat Hindu Bali meyakini bahwa Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) berwujud sebagai Sang Hyang Sangkara, yaitu manifestasi Tuhan sebagai pelindung tumbuh-tumbuhan dan pepohonan.
Pada hari Tumpek Uduh, umat Hindu mempersembahkan banten dan doa kepada Sang Hyang Sangkara sebagai ungkapan rasa terima kasih serta permohonan berkah agar seluruh tanaman tumbuh subur, berbuah lebat, serta terhindar dari hama dan penyakit.

Upacara ini juga mencerminkan falsafah Tri Hita Karana, yaitu tiga penyebab terciptanya keharmonisan hidup:

  1. Hubungan harmonis dengan Tuhan (Parhyangan)
  2. Hubungan harmonis antar sesama manusia (Pawongan)
  3. Hubungan harmonis dengan alam (Palemahan)

Melalui upacara Tumpek Uduh, masyarakat Bali menegaskan kembali komitmennya untuk menjaga keseimbangan dan rasa hormat terhadap alam semesta.

Pelaksanaan Upacara

  • Persembahan dilakukan di kebun, sawah, atau di sekitar rumah tempat tumbuhnya tanaman dan pohon.
  • Masyarakat menaruh canang sari, buah-buahan, dan sesajen di bawah pohon, serta ada yang membalut batang pohon dengan kain poleng sebagai tanda penghormatan.
  • Air suci (tirta) dipercikkan pada tanaman sambil melantunkan doa untuk memohon kesuburan.
  • Para petani dan masyarakat biasanya memanfaatkan hari ini untuk membersihkan dan merawat tanaman sebagai bentuk rasa syukur atas anugerah alam.

Doa dan Harapan

Pada hari Tumpek Uduh, umat Hindu memanjatkan doa agar turun hujan yang membawa kesejukan dan kesuburanbagi tanaman serta kehidupan di bumi.
Mereka percaya bahwa melalui ketulusan dan penghormatan kepada alam, Ibu Pertiwi (Bumi) akan membalas dengan memberikan kemakmuran dan keseimbangan hidup bagi manusia.

Makna di Masa Kini

Di masa modern, perayaan Tumpek Uduh juga dijadikan momentum untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, seperti:

  • Penanaman pohon dan kegiatan reboisasi
  • Edukasi lingkungan dan keberlanjutan di sekolah-sekolah
  • Aksi bersih lingkungan dan kampanye pelestarian alam

Semangat Tumpek Uduh mengingatkan kita semua bahwa menghormati alam adalah bagian dari kewajiban spiritual, dan bahwa kesejahteraan manusia sangat bergantung pada kelestarian bumi.

Details

Organizer

Venue