BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Desa Adat Padangtegal - Ubud - ECPv6.15.18//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-ORIGINAL-URL:https://padangtegalubud.org
X-WR-CALDESC:Events for Desa Adat Padangtegal - Ubud
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Makassar
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0800
TZOFFSETTO:+0800
TZNAME:WITA
DTSTART:20240101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Makassar:20251015T230000
DTEND;TZID=Asia/Makassar:20251016T140000
DTSTAMP:20260429T014500
CREATED:20251001T074955Z
LAST-MODIFIED:20251001T074955Z
UID:117-1760569200-1760623200@padangtegalubud.org
SUMMARY:Napak Pertiwi (Masamleh)
DESCRIPTION:Napak Pertiwi (Masamleh) \nPamuunan Setra Padangtegal
URL:https://padangtegalubud.org/event/napak-pertiwi-masamleh/
LOCATION:Pura Desa lan Puseh Padangtegal\, Jalan Hanoman No. 46\, Padangtegal\, Bali\, 80571\, Indonesia
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Makassar:20251014T140000
DTEND;TZID=Asia/Makassar:20251014T180000
DTSTAMP:20260429T014500
CREATED:20251001T074735Z
LAST-MODIFIED:20251007T053841Z
UID:115-1760450400-1760464800@padangtegalubud.org
SUMMARY:NYENUK
DESCRIPTION:Upacara Nyenuk dalam Tradisi Hindu Bali\nUpacara Nyenuk merupakan salah satu tahapan penting dalam rangkaian karya agung di Bali\, seperti Padudusan Agung\, Ngenteg Linggih\, Nubung Padagingan\, Ngusaba Desa\, dan Ngusaba Nini.Ritual ini memiliki makna spiritual mendalam\, yaitu mengundang kembali para roh suci leluhur (pitara) serta para dewa untuk hadir di pura atau tempat suci setelah rangkaian upacara besar selesai dilaksanakan. \n\nMakna dan Tujuan Upacara Nyenuk\nSecara etimologis\, kata nyenuk berasal dari istilah senuk\, yang berarti menjemput atau mengundang kembali. Dalam konteks keagamaan Hindu Bali\, upacara Nyenuk bermakna menjemput dan mengundang para roh leluhur serta dewa-dewi agar hadir dan menerima hasil yadnya (persembahan suci). \nTujuan utama upacara ini meliputi: \n\n\nMengundang para leluhur dan dewa agar kembali berstana di tempat suci setelah upacara penyucian dan pembangunan selesai. \n\n\nMengungkapkan rasa syukur umat atas kelancaran seluruh tahapan karya agung. \n\n\nMenegaskan penyatuan kembali hubungan spiritual antara umat manusia\, leluhur\, dan alam semesta (Tri Hita Karana). \n\n\nDengan demikian\, Nyenuk berfungsi sebagai penghubung antara dunia niskala (spiritual) dan dunia sekala (nyata)\, menandai berakhirnya fase yadnya besar dengan suasana harmonis. \n\n\nWaktu dan Pelaksanaan\nUpacara Nyenuk biasanya dilaksanakan setelah puncak karya\, yaitu setelah Ngenteg Linggih atau Padudusan Agung\, ketika seluruh bangunan suci dan pelinggih telah disucikan dan siap difungsikan kembali. \nCiri-ciri pelaksanaannya antara lain: \n\n\nDipimpin oleh pemangku atau sulinggih\, disertai doa dan puja stuti. \n\n\nMempersembahkan banten penyenuk. \n\n\nProsesi dilakukan di pura utama\, dengan suasana khidmat dan penuh rasa syukur. \n\n\nDalam beberapa daerah\, upacara ini disertai tari sakral seperti Rejang Dewa atau Topeng Sidha Karya\, sebagai simbol penyambutan roh suci. \n\n\n  \n\nMakna Simbolis\nUpacara Nyenuk mengandung simbol-simbol spiritual penting: \n\n\n“Mengundang kembali” para roh suci bermakna bahwa tempat suci kini telah siap menjadi tempat berstana dewa. \n\n\nBanten penyenuk melambangkan keharmonisan antara unsur alam\, manusia\, dan kekuatan ilahi. \n\n\nTari dan puja mantra menjadi sarana komunikasi spiritual antara umat dan kekuatan niskala. \n\n\nSecara filosofis\, upacara ini menegaskan prinsip Tri Hita Karana\, yaitu menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan (parahyangan)\, sesama manusia (pawongan)\, dan alam lingkungan (palemahan). \n\nHubungan dengan Upacara Lain\nDalam rangkaian Karya Agung\, urutan upacara di bagian akhir biasanya meliputi: \n\n\nNyenuk – Mengundang para leluhur dan dewa kembali ke pura. \n\n\nMekebat Daun – Menyucikan dan menstabilkan energi spiritual pura setelah kehadiran dewa. \n\n\nBangun Ayu – Menyempurnakan keindahan dan kesucian pura sebagai tahap akhir karya. \n\n\nDengan demikian\, Nyenuk menjadi tahap awal dari bagian penutup karya\, menandai kembalinya harmoni spiritual setelah seluruh prosesi yadnya selesai. \n\nUpacara Nyenuk merupakan ritual sakral dalam tradisi Hindu Bali yang berfungsi sebagai penanda penyempurnaan upacara suci. Melalui prosesi ini\, umat mengundang kembali para roh leluhur dan dewa untuk hadir di tempat suci yang telah disucikan\, sekaligus mengucap syukur atas kelancaran seluruh rangkaian yadnya.
URL:https://padangtegalubud.org/event/nyenuk/
LOCATION:Bali
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Makassar:20251013T160000
DTEND;TZID=Asia/Makassar:20251013T180000
DTSTAMP:20260429T014500
CREATED:20251001T074531Z
LAST-MODIFIED:20251001T074601Z
UID:113-1760371200-1760378400@padangtegalubud.org
SUMMARY:Sesuhunan Kebon tedun
DESCRIPTION:Sesuhunan Kebon tedun ke Pura Desa lan Puseh
URL:https://padangtegalubud.org/event/sesuhunan-kebon-tedun/
LOCATION:Pura Desa lan Puseh Padangtegal\, Jalan Hanoman No. 46\, Padangtegal\, Bali\, 80571\, Indonesia
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Makassar:20251012T160000
DTEND;TZID=Asia/Makassar:20251012T180000
DTSTAMP:20260429T014500
CREATED:20251001T080843Z
LAST-MODIFIED:20251001T080843Z
UID:142-1760284800-1760292000@padangtegalubud.org
SUMMARY:Sesuhunan Keliki tedun ke Pura Desa lan Puseh
DESCRIPTION:
URL:https://padangtegalubud.org/event/sesuhunan-keliki-tedun-ke-pura-desa-lan-puseh/
LOCATION:Pura Desa lan Puseh Padangtegal\, Jalan Hanoman No. 46\, Padangtegal\, Bali\, 80571\, Indonesia
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Makassar:20251011T160000
DTEND;TZID=Asia/Makassar:20251011T180000
DTSTAMP:20260429T014500
CREATED:20251001T074341Z
LAST-MODIFIED:20251009T034759Z
UID:109-1760198400-1760205600@padangtegalubud.org
SUMMARY:Sesuhunan Nyuhkuning tedun - Canceled
DESCRIPTION:Sesuhunan Nyuhkuning tedun ke Pura Desa lan Puseh
URL:https://padangtegalubud.org/event/sesuhunan-nyuhkuning-tedun/
LOCATION:Desa Adat Padangtegal\, Desa Adat Padangtegal\, Ubud\, Bali\, 80571\, Indonesia
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Makassar:20251010T160000
DTEND;TZID=Asia/Makassar:20251010T180000
DTSTAMP:20260429T014500
CREATED:20251001T074220Z
LAST-MODIFIED:20251009T035049Z
UID:107-1760112000-1760119200@padangtegalubud.org
SUMMARY:Sesuhunan Taman Kaja Tedun
DESCRIPTION:Sesuhunan Taman Kaja lan Sesuhunan Lodtunduh\nTedun ke Pura Desa lan Puseh
URL:https://padangtegalubud.org/event/sesuhunan-taman-kaja-tedun/
LOCATION:Pura Desa lan Puseh Padangtegal\, Jalan Hanoman No. 46\, Padangtegal\, Bali\, 80571\, Indonesia
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Makassar:20251009T210000
DTEND;TZID=Asia/Makassar:20251009T233000
DTSTAMP:20260429T014500
CREATED:20251001T074014Z
LAST-MODIFIED:20251001T074123Z
UID:105-1760043600-1760052600@padangtegalubud.org
SUMMARY:Mudalan Sesuhunan Pengrajeg
DESCRIPTION:Mudalan Sesuhunan Pengrajeg saking Peliatan\nMudalan Sesuhunan Pengrajeg saking Ubud
URL:https://padangtegalubud.org/event/mudalan-sesuhunan-pengrajeg/
LOCATION:Pura Desa lan Puseh Padangtegal\, Jalan Hanoman No. 46\, Padangtegal\, Bali\, 80571\, Indonesia
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Makassar:20251009T170000
DTEND;TZID=Asia/Makassar:20251009T190000
DTSTAMP:20260429T014500
CREATED:20251001T073750Z
LAST-MODIFIED:20251007T052120Z
UID:103-1760029200-1760036400@padangtegalubud.org
SUMMARY:Bangun Ayu Makebat Daun
DESCRIPTION:Upacara Bangun Ayu & Mekebat Daun\n\n\n\n\nPadangtegal\, 9 Oktober 2025\n\n\n\n\n\nMakna Umum\nBangun Ayu dan Mekebat Daun adalah upacara penyempurna dalam rangkaian karya agung di pura atau desa adat di Bali.\nKeduanya dilakukan setelah upacara besar seperti Padudusan Agung dan Ngenteg Linggih\, saat pura atau pelinggih baru selesai disucikan dan siap “dihuni” oleh para dewa. \n\n1. Upacara Mekebat Daun\n\nDilaksanakan setelah puncak karya (Ngenteg Linggih).\nBermakna mengundang para dewa dan roh suci agar berstana di pura yang baru disucikan.\nUmat membawa banten (sesajen) tertentu dan “menebar daun” sebagai lambang kesejukan dan kehidupan baru.\nBiasanya disertai tarian sakral seperti Rejang Dewa atau Topeng Sida Karya sebagai tanda selesainya upacara besar.\n\nMakna simbolik: alam dan para dewa sudah “kembali tenang” setelah rangkaian yadnya besar. \n\n2. Upacara Bangun Ayu\n\nDilaksanakan hampir bersamaan atau sesudah Mekebat Daun.\n“Bangun Ayu” berarti menata keindahan atau kesucian — secara spiritual maupun fisik.\nBertujuan menyempurnakan pura agar benar-benar bersih\, indah\, dan layak menjadi tempat suci.\nDisertai persembahan banten khusus seperti banten Bangun Ayu.\n\nMakna simbolik: pura yang sudah “dihidupkan” kini disempurnakan menjadi tempat yang ayu (indah & suci). \n\nPosisi dalam Rangkaian Karya\nUrutan sederhananya kira-kira seperti ini: \n\nNubung Padagingan → menyatukan bagian-bagian suci pura.\nPadudusan Agung → menyucikan seluruh tempat dan sarana upacara.\nNgenteg Linggih → menetapkan tempat berstana para dewa.\nNgusaba Desa / Nini → memohon kesejahteraan dan kesuburan bagi desa.\nBangun Ayu & Mekebat Daun → menyempurnakan seluruh rangkaian yadnya.\n\n\nIntinya\nBangun Ayu dan Mekebat Daun adalah upacara yang menandai bahwa seluruh karya suci telah selesai\, pura sudah bersih\, indah\, dan siap digunakan kembali sebagai tempat pemujaan para dewa. \n\n 
URL:https://padangtegalubud.org/event/bangun-ayu-makebat-daun/
LOCATION:Pura Desa lan Puseh Padangtegal\, Jalan Hanoman No. 46\, Padangtegal\, Bali\, 80571\, Indonesia
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Makassar:20251007T180000
DTEND;TZID=Asia/Makassar:20251017T200000
DTSTAMP:20260429T014500
CREATED:20251001T073514Z
LAST-MODIFIED:20251001T081042Z
UID:101-1759860000-1760731200@padangtegalubud.org
SUMMARY:Panganyaran
DESCRIPTION:
URL:https://padangtegalubud.org/event/panganyaran-i/
LOCATION:Pura Desa lan Puseh Padangtegal\, Jalan Hanoman No. 46\, Padangtegal\, Bali\, 80571\, Indonesia
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20251006
DTEND;VALUE=DATE:20251007
DTSTAMP:20260429T014500
CREATED:20250930T150555Z
LAST-MODIFIED:20251004T013650Z
UID:81-1759708800-1759795199@padangtegalubud.org
SUMMARY:Adining Ngusaba Desa & Ngusaba Nini 2025
DESCRIPTION:Adining Karya Padudusan Agung\, Nubung Padagingan\, Ngenteg Linggih\, Ngusaba Desa & Ngusaba Nini 2025\n07.00 Wita \n\nTedun ke Panggungan\n\n08.00 Wita \n\nKaturan Ayaban ring Dugul Padangtegal\nKaturan Ayaban ring Dugul Mua\nKaturan Ayaban ring Dugul Semujan\n\n10.00 Wita  \n\nUPACARA ADINING KARYA\, NGENTEG LINGGIH\, MAPADUDUSAN AGUNG LAN NGUSABA\n\n11.00 Wita \n\nMapaselang\nMajejiwan\nAngindang\n\n15.00 Wita \n\nMamasar\nUSABA DESA & USABA NINI\n\n18.00 Wita \n\nMacaru Usaba\,\nNgaturang Ayaban Pangusaban\n\n  \n 
URL:https://padangtegalubud.org/event/ngusaba-desa-ngusaba-nini-2025/
LOCATION:Pura Desa lan Puseh Padangtegal\, Jalan Hanoman No. 46\, Padangtegal\, Bali\, 80571\, Indonesia
ATTACH;FMTTYPE=image/png:https://padangtegalubud.org/wp-content/uploads/2025/09/adining-karya-ngusaba-desa-nini.png
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Makassar:20251005T190000
DTEND;TZID=Asia/Makassar:20251005T210000
DTSTAMP:20260429T014500
CREATED:20250930T152719Z
LAST-MODIFIED:20250930T152719Z
UID:98-1759690800-1759698000@padangtegalubud.org
SUMMARY:Memben Banten Pucak Karya & Usaba
DESCRIPTION:
URL:https://padangtegalubud.org/event/memben-banten-pucak-karya-usaba/
LOCATION:Pura Desa lan Puseh Padangtegal\, Jalan Hanoman No. 46\, Padangtegal\, Bali\, 80571\, Indonesia
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Makassar:20251005T140000
DTEND;TZID=Asia/Makassar:20251005T180000
DTSTAMP:20260429T014500
CREATED:20250930T152624Z
LAST-MODIFIED:20250930T152800Z
UID:96-1759672800-1759687200@padangtegalubud.org
SUMMARY:Mendak Ida Sesuhunan Pengrajeg
DESCRIPTION:Mendak Ida Sesuhunan Pengrajeg saking Peliatan\nPuri Peliatan \nMendak Ida Sesuhunan Pengrajeg saking Ubud\nPuri Ubud
URL:https://padangtegalubud.org/event/mendak-ida-sesuhunan-pengrajeg/
LOCATION:Pura Desa lan Puseh Padangtegal\, Jalan Hanoman No. 46\, Padangtegal\, Bali\, 80571\, Indonesia
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Makassar:20251005T090000
DTEND;TZID=Asia/Makassar:20251005T130000
DTSTAMP:20260429T014500
CREATED:20250930T152502Z
LAST-MODIFIED:20251004T020623Z
UID:94-1759654800-1759669200@padangtegalubud.org
SUMMARY:Mapepada Agung
DESCRIPTION:Upacara Mapepada Agung:\nMakna\, Proses\, dan Filosofi\n\nDalam tradisi Hindu Bali\, setiap karya agung (upacara besar) selalu diawali dengan berbagai ritual penyucian dan penyelarasan kosmis. Salah satu yang sangat penting adalah Upacara Mapepada Agung\, yaitu persembahan kurban suci berupa hewan dengan tujuan menjaga keseimbangan jagat\, menyucikan alam\, serta sebagai simbol persembahan ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa beserta manifestasi-Nya. \nMapepada Agung biasanya digelar sebelum puncak karya seperti Padudusan Agung\, Tawur Agung\, Ngenteg Linggih\, atau Piodalan besar di Pura Kahyangan Desa\, sehingga disebut juga tawur agung dalam konteks tertentu. \n\nMakna Upacara Mapepada Agung\nSecara etimologis: \n\nMapepada berasal dari kata pepadan yang berarti “pasangan” atau “penyelarasan\,” yang dalam ritual ini diwujudkan dalam bentuk kurban simbolis hewan.\nAgung menunjukkan skala upacara yang besar\, biasanya melibatkan banyak krama desa adat\, sarana banten agung\, dan jumlah hewan kurban yang lebih lengkap.\n\nTujuan utama Mapepada Agung adalah: \n\nNyomia Bhuta Kala – Menetralisir energi negatif agar tidak mengganggu keseimbangan desa.\nMabumi Sudha – Menyucikan bumi/loka agar layak dijadikan tempat berlangsungnya karya suci.\nPangider Bhuwana – Menghaturkan persembahan ke penjuru delapan arah mata angin\, serta tengah (nawa sanga)\, sebagai simbol keseimbangan alam semesta.\nWujud Bhakti – Sebagai bentuk yadnya umat manusia kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.\n\n\nHewan Kurban dalam Mapepada Agung\nJenis hewan yang dipersembahkan berbeda-beda sesuai arah mata angin dan manifestasi dewa yang dituju. Secara umum\, hewan kurban meliputi: \n\nAyam berbagai warna (putih\, merah\, hitam\, belang\, brumbun)\, Bebek\, Kambing\, Babi\, Kadang Kerbau (untuk karya sangat agung atau tawur besar).\n\nHewan-hewan ini tidak dimaksudkan sebagai persembahan untuk “dimakan\,” melainkan sebagai simbol kekuatan alam yang dipersembahkan kembali agar energi mereka menyatu dengan kesucian jagat. \n\nProses Pelaksanaan\n\n\nMatur PiuningDilakukan di pura-pura kahyangan tiga dan tempat suci terkait\, untuk memohon izin dan restu agar upacara berjalan lancar. \n\n\nNunas TirtaMengambil air suci dari sumber-sumber (tirta empul\, segara\, dan pura kahyangan) sebagai penyucian sarana dan hewan kurban. \n\n\nProsesi Mapepada \n\n\n\nHewan-hewan kurban dihias dengan benang tri datu (merah-putih-hitam)\, bunga\, serta perlengkapan simbolis lainnya.\nDisucikan dengan tirta oleh sulinggih atau pemangku.\nDisembelih secara ritual (ngajum) dengan mantra khusus.\n\n\n\nPangider BhuwanaPersembahan hewan dihaturkan sesuai penjuru arah mata angin (timur\, selatan\, barat\, utara\, tengah\, dan empat arah). \n\n\nPangentasRoh hewan didoakan agar naik menuju tingkat yang lebih suci\, sementara wujud fisik (daging) diolah atau dipersembahkan sesuai aturan desa adat. \n\n\n\nFilosofi\nMapepada Agung memiliki filosofi mendalam: \n\nKesadaran akan keseimbangan: manusia hidup berdampingan dengan kekuatan alam\, baik yang kasat mata maupun tak kasat mata.\nRasa hormat pada makhluk hidup: hewan kurban tidak dianggap sebagai pengorbanan sia-sia\, melainkan sebagai perantara yadnya yang kelak rohnya ditinggikan.\nTri Hita Karana: upacara ini mempererat hubungan manusia dengan Tuhan (parhyangan)\, manusia dengan sesama (pawongan)\, dan manusia dengan alam (palemahan).\n\n\n\nUpacara Mapepada Agung merupakan salah satu ritual paling sakral dalam tradisi Hindu Bali. Ia melambangkan keselarasan kosmis\, penyucian jagat\, dan bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widhi. Bagi masyarakat Bali\, Mapepada Agung bukan sekadar kurban hewan\, melainkan simbol pemulihan harmoni agar desa\, jagat\, dan isinya kembali berada dalam keseimbangan.
URL:https://padangtegalubud.org/event/mapepada-agung/
LOCATION:Pura Desa lan Puseh Padangtegal\, Jalan Hanoman No. 46\, Padangtegal\, Bali\, 80571\, Indonesia
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Makassar:20251004T160000
DTEND;TZID=Asia/Makassar:20251004T180000
DTSTAMP:20260429T014500
CREATED:20250930T152237Z
LAST-MODIFIED:20250930T152237Z
UID:92-1759593600-1759600800@padangtegalubud.org
SUMMARY:Nedunang Ida Bhatari Nini Pura Ulun Carik
DESCRIPTION: Nedunang Ida Bhatari Nini Pura Ulun Carik \n\nPura Subak Padangtegal\nPura Subak Mua\nPura Subak Semujan\n\nJro Mangku Taman Sari\nTroMangkuPanti\nJro Mangku Padang Subadra
URL:https://padangtegalubud.org/event/nedunang-ida-bhatari-nini-pura-ulun-carik/
LOCATION:Desa Adat Padangtegal\, Desa Adat Padangtegal\, Ubud\, Bali\, 80571\, Indonesia
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Makassar:20251004T150000
DTEND;TZID=Asia/Makassar:20251004T180000
DTSTAMP:20260429T014500
CREATED:20250930T152031Z
LAST-MODIFIED:20250930T152049Z
UID:90-1759590000-1759600800@padangtegalubud.org
SUMMARY:Nedunang Ida Bhatara Hyang Guru
DESCRIPTION:Nedunang Ida Bhatara Hyang Guru \nSoang-soang Jero/Puri/Griya \nKrama soang-soang
URL:https://padangtegalubud.org/event/nedunang-ida-bhatara-hyang-guru/
LOCATION:Desa Adat Padangtegal\, Desa Adat Padangtegal\, Ubud\, Bali\, 80571\, Indonesia
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Makassar:20251003T090000
DTEND;TZID=Asia/Makassar:20251003T130000
DTSTAMP:20260429T014500
CREATED:20250930T151242Z
LAST-MODIFIED:20250930T151242Z
UID:86-1759482000-1759496400@padangtegalubud.org
SUMMARY:Tawur\, Mabumi Sudha\, Padanan
DESCRIPTION:Tawur\, Mabumi Sudha\, Padanan
URL:https://padangtegalubud.org/event/tawur-mabumi-sudha-padanan/
LOCATION:Pura Desa lan Puseh Padangtegal\, Jalan Hanoman No. 46\, Padangtegal\, Bali\, 80571\, Indonesia
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Makassar:20251002T090000
DTEND;TZID=Asia/Makassar:20251002T190000
DTSTAMP:20260429T014500
CREATED:20250930T151433Z
LAST-MODIFIED:20250930T151533Z
UID:88-1759395600-1759431600@padangtegalubud.org
SUMMARY:Mapepada Alit
DESCRIPTION:Mapepada Alit\nMeras Carik\, Tukad\, Tegal\, Aungan\, Taru\, dIl\nMemben Banten Tawur
URL:https://padangtegalubud.org/event/mapepada-alit/
LOCATION:Pura Desa lan Puseh Padangtegal\, Jalan Hanoman No. 46\, Padangtegal\, Bali\, 80571\, Indonesia
END:VEVENT
END:VCALENDAR